"Network Marketing adalah bisnis ideal bagi siapa pun yang memiliki mimpi besar dan keberanian untuk meraihnya"
Cerdas Finansial Sebagai Upaya Memiliki Kehidupan Yang Diimpikan
Semua orang yang terjun dalam dunia bisnis pasti ingin menang, untung, dan berhasil. Prinsip yang selalu saya gunakan dalam berpartner dengan rekan bisnis saya adalah “win-win”. Pasti sudah banyak yang paham bahwa prinsip “win-win” menjadi prinsip yang baik untuk kedua rekan yang bekerja sama.
Prinsip yang seperti ini tidak semua orang mau menjalankannya. Hal ini bisa jadi karena mereka tidak mau berkorban yang sama di awal memulai. Mereka hanya ingin ikut serta dalam proses namun saat menjalankan proses tersebut mereka tidak ingin berkorban. Oleh karena itu, prinsip ‘’win-win’’ akan sulit dicapai.
Pasti kita sudah paham bahwa tidak semua orang siap dengan risiko besar di bisnis atau investasi konvensional. Dari pengalaman bisnis atau investasi yang sudah saya jalankan pasti di awal memulai akan ada modal dan kemungkinan untung atau rugi. Namun, hal inilah menjadi bagian dari perjalanan menjadi dewasa dari sebuah bisnis. Sungguh menarik bukan?
Itulah Mengapa Network Marketing Adalah Pintu Awal
Menurut saya, dalam dunia bisnis Network Marketing tidak akan mengalami kerugian hal ini karena produk yang kita beli akan sekaligus kita pakai sehingga akan menghasilkan keuntungan bonus ketika mengembangkan bisnisnya.
Apabila ada kerugian yang terjadi pada seorang Networker biasanya karena kecerobohan si pelaku bisnis sendiri yang kurang memahami metodenya. Selain itu, Network Marketing memiliki:
Win-Win Sangat Memungkinkan di Network Marketing
“Win-win” sendiri merupakan keadaan di mana ada partner yang sadar akan kemudahan bisnis Network Marketing dan mau berkorban bersama untuk meraih impian. Situasi ini sangat mendukung untuk melakukan yang terbaik bagi tim untuk meraih kesuksesan bersama.
Namun, kita perlu menghindari bekerja sama dengan mereka yang tidak mau berkorban dan berusaha di awal. Bahkan baru mau memulai bergerak jika ada fasilitas dan memperoleh dukungan. Hal seperti inilah bukan mentalitas yang baik.
Jika hari ini Anda meng-IMPIKAN sebuah kehidupan bebas dan sukses; bebas finansial, sehat, banyak teman, dan berguna untuk sesama maka Network Marketing adalah salah satu pilihan yang baik.
Saya sudah banyak melihat penawaran bisnis saat saya menjadi seorang investor dan berbisnis sendiri. Awal memulai bisnis tentunya membutuhkan modal yang besar dan ada kemungkinan modal tidak kembali atau lama. Di Network Marketing, kita bisa memulai membangun aset pasif income kita dengan modal yang relatif kecil, risiko yang kecil, pengalaman yang minim, dan tentunya kejelasan sistem yang menguntungkan kita. Mari kita lihat!
Sebagian dari kita saat bangun pagi sudah merencanakan untuk bertemu dengan prospek tapi gagal. Beberapa kegagalan ini bisa terjadi karena terlalu takut untuk memulai, takut membuat janji, dan tidak mengerti cara membuat janji temu. Jika Anda merasa seperti itu berarti Anda seperti saya sebelumnya.
"Awal memulai bisnis network marketing saat usia saya masih belasan, telepon pertama saya
untuk memunculkan keberanian membuat janji memakan waktu lebih dari 2 jam.
Itu semua karena saya tidak berani membuat janji."
Jika hari ini Anda tidak berhasil bertemu orang dan tidak berhasil membuat kesepakatan dengan prospek berarti Anda seperti saya pada awalnya. Jika Anda sempat putus asa karena tidak berhasil mendorong diri sendiri berarti Anda seperti saya pada awalnya. Saya memiliki saran, pada awal memulai mengundang dan menjalankan network marketing jangan mengandalkan diri sendiri. Cobalah!
1. Partner
Anda harus meminta partner bisnis Anda menuntun Anda.
Siapa partner bisnis Anda? Tuhan.
Ya, Tuhan adalah partner bisnis saya di awal saya memulai bisnis Network Marketing.
Berpartnerlah dengan Tuhan, untuk melangkah….
Mereka yang tidak berhasil di dalam bisnis biasanya karena mereka terlalu mengandalkan diri sendiri.
Mintalah Tuhan menyertai niatmu dan melancarkan jalanmu.
Anda akan takjub, banyak jalan yang terbuka dan semuanya menjadi lebih lancar.
Tentunya Anda harus melangkah lebih lanjut untuk berusaha, karena meminta bantuan Tuhan bukan berarti Anda membiarkan Tuhan bekerja dan Anda bersantai.
2. Jalani Hidup Dengan Positif
Langkah selanjutnya adalah Anda harus menjalani hidup hari–hari dengan positif di mana Anda harus menjadi pribadi yang lebih religius. Dalam hal ini, saya bukan berbicara tentang agama. Apa pun agama Anda, mintalah Tuhan yang Anda yakini untuk mendampingi dan menuntun Anda lalu selanjutnya jauhi segala larangan di dalam kehidupan religius yang Anda yakini.
Anda harus mau menyayangi diri Anda dan tidak menyakiti diri sendiri dengan makan makanan yang kotor, alkohol, gula, dan lainnya. Sayangilah diri Anda dengan istirahat cukup, tidur lebih awal, berolahraga lebih sering, membeli barang-barang positif yang menunjang gaya hidup sehat, dan terus memperbaiki diri dengan mendengarkan dan membaca buku buku positif.
Lalu, bagaimana kita bisa menjadi rekan yang berhasil di dalam Network Marketing?
Keberhasilan kita tentunya bukan semata-mata karena kita mengandalkan diri sendiri, karena kenyataannya tidak ada hal hebat yang dibangun sendiri. Mobil dibuat oleh banyak orang, rumah dikerjakan oleh banyak orang, begitu juga kekayaan yang datang pada Anda, tentunya karena kerja sama dengan banyak orang. Hal ini yang diajarkan pada saya saat saya bertemu partner bisnis saya Mr. Bob Reina yang saya kagumi.